Archive for the ‘hoby’ Category

Save The Earth

why you destroyed
the forest
you killed the fauna
you polluted the air
you damaged the ground

that’s too bad
not only for the earth
but also for you

it the same, like you
are destroying u’r self
you are suicide
everyday, everytime

this is the earth
my earth, u’r earth
our earth….
don’t you know
God created human
to save the earth
to protect the lifeness
to created the prosperity
to balance human-environment
interaction

don’t be so silly anymore
don’t do that wrong action
again…
don’t spoil the earth

save the earth….

Guratan Hati Seorang Pencinta Alam

~~~
Betapa indah engkau, wahai bumi, betapa kemilau.
Betapa sempurna ketundukanmu pada cahaya, betapa mulia ketaatanmu pada matahari.
Betapa pintar engkau berkudung naungan, betapa cantik wajahmu bercadar kegelapan.
Betapa merdu nyanyian fajarmu, betapa luhur ratib malammu.
Betapa sempurna engkau, wahai bumi, betapa megah dirimu.

Aku berjalan di padangmu, mendaki gunungmu,
menuruni lembahmu, memanjat batu cadasmu, kumasuki guamu.
Maka aku tahu mimpimu di padang, harga dirimu di gunung,
ketenanganmu di lembah, semangatmu pada bebatuan, kebisuanmu di gua.
Engkau membentang dalam kekuatan, menjulang dalam rendah diri, melandai dalam ketinggian,
lembut dalam kekasaran, yang menjelaskan rahasia dan harta simpanannya.

Telah kuarungi lautmu, kususuri sungaimu, kuikuti arus kalimu.
Maka kudengar keabadian berbicara tentang pasang surutmu.
Masa bernyanyi di antara dataran tinggi dan dataran rendahmu.
Hidup menghimbau hidup tentang bukit dan tanah landaimu.
Dan engkau, engkau lidah dan mulut Keabadian,
dawai dan jemari nasib, pikiran dan ekspresi kehidupan.

Dan wajahmu selalu diabadikan dalam bingkaian foto.
~~~

Diriku, menyatu dengan alam

Akar
Kulahir disini
Dipaksa meraih mimpi
Yang terlalu tinggi untuk
Kudaki

Batang
Ku besar di tempat ini
Cukup dalam aku menggali
Nihil yang kudapati

Ranting
Aku bahagia di dunia ini
Tapi seribu laut kuselami
Memaksaku untuk terus bernyanyi

Daun- berguguran
Aku mati di liang ini
Membawa sedikit caci maki
Meninggalkan emas yang telah kau beri

Aku masih sepi di kematian ini

it is not the mountain we conquer, but our selves

Bila angin
kehilangan desirnya
daun-daun kering
takkan mau
meluruhkan tubuhnya

Bila langit
kehilangan kebiruannya
burung-burung
takkan mau
mengepakkan sayapnya

Bila sungai
kehilangan kejernihannya
ikan-ikan
takkan mau
mengibaskan ekornya

Bila bulan
kehilangan sinarnya
malam-malam
akan gelap tanpa cahaya

Bila hutan
kehilangan pohon-pohon
hewan-hewan
kehilangan tempat tinggalnya

Bila bukit
kehilangan kehijauannya
sungai-sungai
akan kering selamanya

Bila petani
kehilangan sawah ladangnya
kanak-kanak
akan menitikkan air mata

Bila manusia
kehilang kemanusiaannya
alam semesta
akan tertimpa bencana
dan bertanya angin kering
“Perlukah memanusiakan manusia?”.

Rinduku terpahat dalam batu
suaraku mengalir bersama air
bertebaran menjadi bunga-bunga keabadian.

Aku patrikan diriku pada alam
cinta,tembang,lara,berlagu di pucuk cemara
angin semilir padamkan gelora.

Aku tak,kaupun tak,kita tak paham
bagaimana laut dengan cintanya
mematrikan diri pada tebing terjal.

Aku ingin belah sepi
tatkala bulan bersemi
tapi kemana kan kupautkan rindu
ketika air tak lagi bergemericik jernih.

Kepada alam jiwaku bermalam

kode etik pencinta alam

Kode Etik Pecinta Alam Indonesia
Posted on 13 Juni 2009 by alamendah

image4Kode etik pecinta alam Indonesia dicetuskan dalam kegiatan Gladian Nasional Pecinta Alam IV yang dilaksanakan di Pulau Kahyangan dan Tana Toraja pada bulan Januari 1974. Gladian yang diselenggarakan oleh Badan Kerja sama Club Antarmaja pencinta Alam se-Ujung Pandang ini diikuti oleh 44 perhimpunan pecinta alam se Indonesia.

Kode etik pecinta alam Indonesia ini, sampai saat ini masih dipergunakan oleh berbagai perkumpulan pecinta alam di seluruh Indonesia.

Bunyi dari kode etik pecinta alam Indonesia adalah sebagai berikut:

Pecinta Alam Indonesia sadar bahwa alam beserta isinya adalah
ciptaan Tuhan Yang Maha Esa

Pecinta Alam Indonesia adalah bagian dari masyarakat
Indonesia sadar akan tanggung jawab kepada Tuhan, bangsa, dan
tanah air

Pecinta Alam Indonesia sadar bahwa pecinta alam adalah sebagian
dari makhluk yang mencintai alam sebagai anugerah yang Mahakuasa

Sesuai dengan hakekat di atas, kami dengan kesadaran
menyatakan :

1. Mengabdi kepada Tuhan Yang Maha Esa
2. Memelihara alam beserta isinya serta menggunakan sumber alam
sesuai dengan kebutuhannya
3. Mengabdi kepada bangsa dan tanah air
4. Menghormati tata kehidupan yang berlaku pada masyarakat
sekitar serta menghargai manusia dan kerabatnya
5. Berusaha mempererat tali persaudaraan antara pecinta alam
sesuai dengan azas pecinta alam
6. Berusaha saling membantu serta menghargai dalam pelaksanaan
pengabdian terhadap Tuhan, bangsa dan tanah air
7. Selesai

Disyahkan bersama dalam
Gladian Nasional ke-4
Ujung Pandang, 1974

anima sparta. nature lover

DAFTAR CHECKLIST PERLENGKAPAN KEGIATAN MENDAKI GUNUNG

A. Perlengkapan Utama

1. Sepatu dan kaus kaki.
2. Ransel (frame pack, ukuran besar, 30 – 60 liter).
3. One day pack (ransel/tas kecil untuk mobilitas jarak pendek).
4. Senter dan batere dan bolam ekstra.
5. Ponco atau raincoat.
6. Matras.
7. Sleeping bag (atau sarung kalau tidak punya).
8. Topi rimba.
9. Tempat minum atau veples.
10. Korek api dalam wadah waterproof (tempat film) dan lilin.
11. Obat-obatan pribadi (P3K set).
12. Pisau saku.
13. Kompor untuk masak (kompor parafin dan parafin atau kompor tahu dan minyak tanah atau kompor gas dan tabung elpiji).
14. Nesting dan sendok dan cangkir.
15. Peluit (bagus: peluit SOS atau whistle).
16. Survival Kit).
17. Peta dan kompas.
18. Altimeter (kalau punya).
19. Tenda (bisa diganti ponco atau lembaran kain parasut untuk dijadikan bivak).
20. Parang tebas dan batu asah.
21. Tissue gulung (untuk membersihkan perangkat makan-minum bila tidak ada air, dan alat bersih diri habis buang air besar).
22. Sandal jepit.
23. Gaiter (untuk pendakian di daerah yang banyak pasirnya).
24. Kaus tangan.
25. Personal higiene: sikat gigi, odol, sabun mandi, shampo (untuk membersihkan diri saat di desa terakhir, atau saat dalam perjalanan bertemu dengan sungai yang bisa untuk bersih-bersih diri).
26. Tali plastik (sekitar 10 meter, untuk membuat bivak atau tenda) dan tali rafia.

B. Pakaian

1. Pakaian dalam.
2. Celana pendek.
3. Celana panjang.
4. Kaos/t-shirt.
5. Sweater atau parka.
6. Jaket (tahan air).
7. Sarung.
8. Kerpus atau balaclava.
9. Scarf atau slayer.
10. Hem lengan panjang.
11. Pakaian ganti: kaus kaki, kaos, sweater, pakaian dalam.
12. Kaus tangan.
13. Jas hujan (raincoat atau ponco).

C. First Aid Kit

1. Betadine.
2. Kapas.
3. Kain kassa.
4. Perban.
5. Rivanol.
6. Alkohol 70%.
7. Obat alergi: CTM.
8. Obat maag.
9. Tensoplast (agak banyak, mis: 4 pack, terutama untuk preventif ‘blister’ yang dikenakan sebelum perjalanan dilakukan).
10. Parasetamol.
11. Antalgin.
12. Obat sakit perut (diare): Norit, Diatab
13. Obat keracunan: Norit.
14. Sunburn preventif: Nivea atau Sunblock
15. Oralit (agak banyak, untuk mengganti cairan tubuh yang hilang; kalau tidak ada bisa diganti larutan gula-garam).

D. Survival Kit

1. Kaca cermin.
2. Peniti.
3. Jarum jahit.
4. Benang nilon.
5. Mata pancing dan senar pancing.
6. Silet atau cutter.
7. Korek api dalam wadah water proof dan lilin.

E. Lain-Lain

1. KTP atau Kartu Pelajar
2. Uang
3. Buku catatan perjalanan (jurnal, diary) dan bolpen.
4. Kamera dan film (sekarang: kamera digital dan batere cadangan).
5. Radio kecil dan batere cadangan.
6. Alat komunikasi (HT, sekarang: HP).
7. Harmonika.
8. Buku puisi Chairil Anwar.
9. Buku puisi Khalil Gibran.

pecinta alam bukan hanya naik gunung/traking, lomba lintas alam, lomba panjat tebing. Tapi kenyataannya banyak yang salah pengertian akan pecinta alam. Pecinta alam sendiri mempunyai arti orang yang mencintai alam sekitar,cinta alam mulailah dari lilngkungan sekitar kita saja,apakah alam di lingkungan sekitar kita sudah baik?baik/tidaknya lingkungan sekitar kita dapat kita lihat pada kehidupan sehari-hari kita, apakah kita merasa sejuk,segar,tidak ada bencana,air mudah dicari?jika semua itu sudah ada di sekitar anda, berarti lingkungan anda sudah cukup baik dan kita tinggal merawatnya saja. Akan tetapi membuat dan merawat lebih mudahan membuat. Jika lingkungan anda belum seperti di atas maka lebih baik kita melakukan penanaman pohon,ya setidaknya pohon mangga,bidara,atau buah2han lain yang cocok dengan lingkungan kita, maka kita akan dapat hasil yang double,sambil menyelam minum air itulah kata pepatah.
Ya kalau tentang traking, lomba lintas alam, panjat tebing itu memang bagian dari pecinta alam